Prinsip Etika Bisnis

Menurut salah satu sumber yang penulis kutip ada lima prinsip etika bisnis menurut Keraf (1994:71-75) diantaranya adalah :

  • Prinsip Otonomi. Otonomi adalah sikap dan kemampuan manusia untuk bertindak berdasarkan kesadarannya sendiri. Bertindak secara otonom mengandaikan adanya kebebasan mengambil keputusan dan bertindak menurut keputusan itu. Otonomi juga mengandaikan adanya tanggung jawab. Dalam dunia bisnis, tanggung jawab seseorang meliputi tanggung jawab terhadap dirinya sendiri, pemilik perusahaan, konsumen, pemerintah, dan masyarakat.
  • Prinsip Kejujuran. Prinsip kejujuran meliputi pemenuhan syarat-syarat perjanjian atau kontrak, mutu barang atau jasa yang ditawarkan, dan hubungan kerja dalam perusahaan. Prinsip ini paling problematik karena masih banyak pelaku bisnis melakukan penipuan.
  • Prinsip Tidak Berbuat Jahat dan Berbuat Baik. Prinsip ini mengarahkan agar kita secara aktif dan maksimal berbuat baik atau menguntungkan orang lain, dan apabila hal itu tidak bisa dilakukan, kita minimal tidak melakukan sesuatu yang merugikan orang lain atau mitra bisnis.
  • Prinsip Keadilan. Prinsip ini menuntut agar kita memberikan apa yang menjadi hak seseorang di mana prestasi dibalas dengan kontra prestasi yang sama nilainya.
  • Prinsip Hormat Pada Diri Sendiri. Prinsip ini mengarahkan agar kita memperlakukan seseorang sebagaimana kita ingin diperlakukan dan tidak akan memperlakukan orang lain sebagaimana kita tidak ingin diperlakukan.


Sumber :

http://adesyams.blogspot.com/2009/09/tentang-etika-bisnis.html


Teori Etika Bisnis

Teori Etika

*  Etika Teleologi
Etika teleologi yaitu etika yang mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang hendak dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibatnya yang ditimbulkan atas tindakan yang dilakukan. Suatu tindakan dinilai baik, jika bertujuan mencapai sesuatu yang baik,atau akibat yang ditimbulkannya baik dan bermanfaat.
Ada dua aliran teleologi antara lain :

1. Egoism
Perilaku yang dapat diterima tergantung pada konsekuensinya. Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri. Satu-satunya tujuan tindakan moral setiap orang adalah mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya.Egoisme ini baru menjadi persoalan serius ketika ia cenderung menjadihedonistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata sebagai kenikmatan fisik yg bersifat vulgar. Memaksimalkan kepentingan kita terkait erat dengan akibat yang kita terima.

2. Utilitarianism
 Semakin tinggi kegunaannya maka tinggi nilainya. berasal dari bahasa latin utilis yang berarti "bermanfaat". menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan.  

 *  Teori Deontologi
Teori Deontologi yaitu : berasal dari bahasa Yunani , “Deon“ berarti    tugas dan “logos” berarti pengetahhuan. Sehingga Etika Deontologi menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik. Suatu tindakan itu baik bukan dinilai dan dibenarkan berdasarkan akibatnya atau tujuan baik dari tindakanyang dilakukan, melainkan berdasarkan tindakan itu sendiri sebagai baik pada diri sendiri. Dengan kata lainnya, bahwa tindakan itu bernilai moral karena tindakan itu dilaksanakan terlepas dari tujuan atau akibat dari tindkan itu. 

Macam-Macam Etika Bisnis

Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan buruknya perilaku manusia, yaitu:

  • ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikerjar oleh manusia dalam hidup ini sebagai suatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang perilaku/sikap yang akan diambil.
  • ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Sumber :


http://bembyagus.blogspot.com/2012/04/pengertian-etika-etika-bisnis-dan-jenis.htm




Pengertian Etika Bisnis


Etika berasal dari bahasa latin, Etica yang berarti falsafah moral dan merupakan pedoman cara hidup yang benar dilihat dari sudut pandang budaya, susila dan agama.

Pengertian dari Etika Bisnis itu sendiri secara sederhana adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan  individu,  perusahaan, industri dan juga masyarakat. Semuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat itu sendiri.

Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat. Etika hendaknya diterapkan dalam bisnis dengan menunjukan bahwa etika konsisten dengan tujuan bisnis, khususnya dalam mencari keuntungan. 

Etika bisnis merupakan studi standar formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam system dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yang ada didalam organisasi.

Beberapa hal yang mendasari perlunya etika dalam kegiatan bisnis :
  • Selain mempertaruhkan barang dan uang untuk tujuan keuntungan, bisnis juga mempertaruhkan nama, harga diri, bahkan nasib manusia yang terlibat di dalamnya.
  • Bisnis adalah bagian penting dalam masyarakat.
  • Bisnis juga membutuhkan etika yang setidaknya mampu memberikan pedoman bagi pihak-pihak yang melakukannya.

Sumber :


http://bembyagus.blogspot.com/2012/04/pengertian-etika-etika-bisnis-dan-jenis.htm




Resensi Novel


 Novel Negeri 5 Menara






  • Judul               : Negeri 5 Menara
  • Penulis            : A. Fuadi
  • Tahun             : 2009
  • Penerbit          : PT. Gramedia Pustaka Utama


A. fuadi adalah seorang penulis kelahiran Byur, kampung kecil di pinggir danau Maninjau tahun 1972. Fuadi merantau ke Jawa memenuhi perintah ibunya untuk masuk sekolah agama.


Resensi Novel

Seumur hidupnya Alif tidak pernah menginjak tanah diluar tanah Minangkabau masa kecilnya dilalui dengan berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, main bola di sawah dan mandi air biru Danau Maninjau. Tiba–tiba dia harus melintasi punggung Sumatera menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setangah hati dia mengikuti perintah ibunya: belajar di pondok.

Di hari pertama di pondok Madani, Alif terkesima dengan “mantera” sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dengan raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Di bawah menara masjid, mereka menunggu Maghrib sambil menatap awan lembayung yang bergerak ke ufuk. Awan-awan itu menjelmamenjadi negara dan benua impina masing-masing. Ke mana impian membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: jangan pernah remehkan impian, walaupun setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.


Penilaian Novel

Novel ini sangat bagus untuk dibaca semua kalangan, mulai dari anak kecil sampai orang tua. Novel ini banyak tergantung unsur mendidik dan inspiratif diantaranya tentang proses pendidikan kehidupan, pendidikan dalam segi keilmuan dan keislaman, dengan di tambah istilah man jadda wajadda memberikan sebuah motivasi bagi para pembaca untuk memperjuangkan impiannya. Diceritakan pula dengan tatanan bahasa yang indah sehingga menyentuh hati para pembaca.







Analisis Jurnal


Analisis Managemen Pelayanan Minimarket Alfamart Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Konsumen (Studi Kasus: Alfamart Jl. Kerinci Raya, Sawangan-Depok)

Ade Rachmawati Nurfitri

Fakultas Gundarma

Universitas Gunadarma


  1. Di dalam penulisan naskah, penulis harus mencantumkan tanggal dan email di bagian judul sedangkan di jurnal ini tidak ada tanggal dan emailnya.
  2. Di dalam penulisan abstrak , sudah mengcangkup semuanya mulai dari tujuan dan metode penelitiannya. Kata kuncinya pun hanya ada 2, tidak lebih dari 5 kata kunci. Tetapi di penulisan di abstrak ini tidak sesuai dengan alfabetis.
  3. Di dalam bagian pendahuluan kurang mencantumkan penelitian sebelumnya.
  4. Penelitian ini tidak mencantunkan saran untuk penulis dan pembaca, hanya terdapat kesimpulannya saja. Seharusnya di setiap jurnal dicantumkan saran.
 
Nama Kelompok :
  • Anggara Bayu Astrini
  • Anna Diana
  • Dita Permatasari

Kelas : 3EA01

Paragraf Induktif

Setiap hari kerja, mobil dan motor selalu memadati  jalanan umum terutama di perkotaan besar. Terlihat banyak kendaraan yang melewati batas kapasitas jalan, yang berakibat terganggunya pejalan kaki yang sedang melintas di bahu jalan. Tidak sering juga, terjadi kecelakaan lalu lintas yang menghambat kelancaran lalu lintas. Terlebih lagi jika ada pasar tumpah yang secara tidak langsung memakan badan jalan sehingga pada akhirnya memakan sebuah antrian yang cukup panjang.

Mengakibatkan terhambatnya perjalanan dan kesemrawutan lalu lintas. Selain itu, terlebih lagi para pengguna jalan umum yang menjadi emosi dan ingin cepat sampai tempat tujuan. Terdengar klakson kendaraan yang bersaut-sautan dan ada juga pengguna jalan yang berteriak ke pengguna sesama pengguna jalan umum tersebut. Itulah beberapa situasi kemacetan yang terjadi di perkotaan besar.

Paragraf Deduktif

Penyebab terjadinya banjir yang melanda ibu kota Jakarta. Akhir-akhir ini kita mengalami suatu perubahan musim yaitu musim hujan. Situasi seperti ini sangat merepotkan penduduk, terutama penduduk yang bermukim di pinggiran bantaran sungai. Berikut ini adalah penyebab terjadinya banjir yang sedang melanda ibu kota Jakarta.

Pertama, hujan merupakan faktor utama penyabab terjadinya banjir. Karena hujan yang terus menerus  mengakibatkan saluran-saluran yang tidak mampu menampung besarnya aliran permukaan tanah. Kedua, menumpuknya sampah pada saluran air dan sungai, sehingga terjadilah penyumbatan. Ketiga, banyaknya tanah kosong yang dijadikan perumahan dan perkantoran, yang menyebabkan tidak adanya lagi lahan hijau sebagai resapan air tanah. Dan penyebab terakhir penebangan hutan liar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.